Thrips: Hama Kecil dengan Dampak Besar, Kenali dan Kendalikan Sekarang

Daun Cabe terserang Hama Trips ( Sumber Foto : Plantix )

Thrips (Thrips parvispinus Karny) adalah hama penting yang menyerang berbagai tanaman hortikultura. Serangan hama kecil ini sering kali berujung pada kerusakan serius jika tidak ditangani dengan tepat. Artikel ini membahas gejala serangan Thrips, tanaman inang, dan cara pengendaliannya secara efektif.

Gejala Serangan Thrips

Thrips menyerang tanaman dengan menghisap cairan dari permukaan bawah daun, terutama daun muda. Gejala serangan yang dapat diamati meliputi:

  • Munculnya bercak keperakan pada daun.

  • Daun berubah warna menjadi coklat tembaga, keriput, dan akhirnya mati.

  • Daun, tunas, atau pucuk tanaman menggulung ke dalam, menyerupai tumor.

  • Pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, kerdil, hingga pucuk mati.

Lebih parah lagi, Thrips juga berperan sebagai vektor penyebaran penyakit seperti virus mosaik dan virus keriting. Pada musim kemarau, perkembangan Thrips jauh lebih cepat dibandingkan musim penghujan.

Tanaman Inang Thrips

Tanaman utama:

  • Cabai

  • Bawang merah

  • Bawang daun

  • Tomat

Tanaman lain yang rentan:

  • Tembakau

  • Kopi

  • Ubi jalar

  • Waluh

  • Bayam

  • Kentang

  • Kapas

  • Tanaman dari famili Cruciferae, Crotalaria, dan berbagai jenis kacang-kacangan.

Cara Pengendalian Thrips

Agar populasi Thrips tidak berkembang tak terkendali, berikut beberapa cara pengendalian yang disarankan:

1. Tanaman Perangkap

Menanam kenikir kuning sebagai tanaman perangkap untuk mengalihkan perhatian Thrips dari tanaman utama.

2. Penggunaan Mulsa Perak

Mulsa plastik berwarna perak efektif dalam memantulkan cahaya dan mengusir Thrips dari area tanaman.

3. Sanitasi Kebun

  • Membersihkan lahan dari gulma dan tanaman inang alternatif.

  • Memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang berat.

4. Perangkap Warna Kuning

Pasang perangkap warna kuning sejak tanaman berumur 2 minggu:

  • 40 buah per hektar atau

  • 2 buah per 500 m².

Gunakan plastik map berwarna kuning yang diolesi lem untuk menarik dan menangkap Thrips.

5. Pemanfaatan Musuh Alami

Lestarikan predator alami seperti:

  • Kumbang Coccinellidae,

  • Tungau predator,

  • Larva Chrysopidae,

  • Kepik Anthocoridae,

  • dan patogen Entomophthora sp.

6. Aplikasi Pestisida

Gunakan pestisida hanya bila:

  • Populasi Thrips menyebabkan kerusakan pada ≥15% tanaman contoh,

  • atau pengendalian alami tidak efektif.

Pilih pestisida yang selektif agar tidak membunuh musuh alami Thrips.